Senin, 28 Juni 2010

TIPS HIDUP SUKSES
Dikompilasi oleh: Urip Santoso
Siapapun ingin hidup sukses. Betul bukan? Saya menulis artikel ini bukan berarti saya sudah sukses, terutama jika hidup sukses ini dikaitkan dengan sukses di dunia dan sukses di akhirat. Saya merasa masih sangat jauh! Untuk itulah saya termotivasi menulis tentang hal ini. Harapannya, saya bisa selalu berusaha berpedoman pada tulisan ini sehingga benar-benar saya mampu sukses dunia dan akhirat.
Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menentukan visi, misi dan tujuan hidup kita. Sebagai umat Islam visi, misi dan tujuan hidup kita harus didasarkan kepada firman Allah dan sabsa Nabi Muhammad. Firman Allah dalam surat Adz-Dzaariyaat (51): 56: “ Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.
Ada beberapa langkah yang dapat kita acu untuk merancang visi, misi dan tujuan hidup kita, yaitu:
1) Perkuat niat kita bahwa kita terlahir dan hidup ke dunia untuk menjadi hamba Allah swt yang taat agar meraih ridha-Nya (QS 51:56).
2) Tentukan dan pastikan misi dan visi hidup kita, karena hal itu sebagai dasar kesuksesan seseorang.
3) Buatlah misi hidup kita dalam bentuk yang sederhana di satu tempat khusus, seperti buku agenda agar dapat memperkuat memori otak dan memotivasi diri.
4) Tentukan juga beberapa peran kita (pekerjaan dan beberapa aktivitas) di masyarakat. Ini merupakan langkah menerjemahkan misi hidup dalam bentuk teknis.
5) Lanjutkan dengan membuat visi peran dan rencana kerja kita. (kirei-na-ida.blog.friendster.com/2008/11/tips-merancang-visi-hidup-sukses).

Ada enam sifat yang harus ditanamkan oleh setiap muslim dalam merencanakan dan melaksanakan rencana itu untuk mencapai hidup sukses di dunia dan di akherat, yaitu:
1) beriman dan bertauhid
2) shalat yang khusyu dan khudu’
3) ilmu dan dzikir
4) ikram muslimin (memuliaan sesama muslim)
5) ikhlas
6) dakwah wal tabligh (Sumber: Komunikasi pribadi dengan YF).
1) beriman dan bertauhid
Tanamkan persaksian kita bahwa “Tiada tuhan yang berhak disembah, kecuali Allah, dan Muhammad utusan Allah”. Untuk itu pahami, dan hayati dua kalimat syahadat dan kemudian tanamkan dalam hati, diucapkan dengan lisan dan dicerminkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita coba tanamkan dalam diri kita kebesaran Allah dan kita coba keluarkan kebesaran makhluk dalam diri kita.
Sebagai wujud persaksian bahwa Nabi Muhammad itu utusan Allah, maka kita pahami dan laksanakan sunah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, baik yang berupa ibadah khusus maupun yang berupa ibadah umum.
Agar kita mampu mewujudkan iman dan tauhid kita dalam praktek sehari-hari, maka kita harus mempunyai lingkungan yang baik, seperti bergaul dengan orang shaleh, mengunjungi pengajian-pengajian serta dakwah (tanamkan iman dan taudih ke dalam diri sendiri dan kemudian sampaikan kebenarana itu kepada orang lain).
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesyirikan yang kami ketahui dan aku memohon ampun kepada-Mu dari kesyirikan yang tidak aku ketahui” (HR Ahmad)..
2) Shalat
Shalat yang baik adalah shalat yang mampu mencegah diri ini dari perbuatan yang mungkar dan keji. Untuk mencapai hal ini maka shalat kita harus khusyu dan khudu’. Khusyu berarti harus ada kesan di hati dan ada kekuatan untuk mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mencapai khusyu dalam shalat kita sebaiknya diperhatikan beberapa hal, yaitu: a) betulkan wudlu, b) betulkan bacaan shalat, c) gerik-gerik shalat yang benar, d) shalat di awal waktu, e) berdoa agar ditanamkan hakikat shalat dalam diri, f) dakwahkan (praktekkan dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten).
Khuu’ berarti mengikuti cara yang benar, sesuai dengan sunah Rasulullah.
3) Imu dan dzikir
Yang dimaksud dengan ilmu adalah segala petunjuk Allah yang disampaikan melalui wahyu yang diberikan kepada Rasulullah, sedangkan dzikir adalah mengingat Allah setiap saat. Kita wajib menguasai ilmu tersebut, sebab tanpa ilmu kita akan tersesat. Mengingat Allah setiap saat, tidak mengenal waktu, baik ketika berbaring, duduk maupun berdiri. Singkatnya, kita mengingat Allah dalam setiap aktivitas kita.
4) Memuliakan Muslim
Menghormati, menghargai, menyayangi, saling memberi dan menerima sesama muslim
5) Ikhlas
Ikhlas bermakna memurnikan tujuan ibadah hanya kepada Allah. Artinya, setiap peribadatan yang kita lakukan selalu terbebas dari segala bentuk kesyirikan. Allah berfirman: “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (Al-Bayyinah: 5). Ikhlas merupakan syarat diterimanya ibadah kita dan sekaligus merupakan penentu kualitas ibadah kita.
Dalam melaksanakan ibadah, sifat ikhlas harus dibarengi dengan mutaba’ah yaitu, setiap ibadah yang kita lakukan harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Hal ini didasarkan kepada sabda Rasulullah: “Barang siapa mengamalkan suatu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami maka amalan itu ditolak.” (HR. Bukhari dan Muslim).
6) Dakwah wal Tabligh
Mempraktekkan sunah Rasulullah dan menyampaikan kepada orang lain.
Ada tips sukses menurut AA Gym: “Raih dengan 7B”, yaitu:
1. Beribadah dengan Benar dan Istiqomah. Allah menyediakan bumi dan seisinya sebagai fasilitas berkarya dan bekal agar manusia dapat mengabdi kepada-Nya. Untuk itu agar kita tidak salah dalam menyikapi kehidupan dunia ini, diperlukan keyakinan yang mendalam bahwa sesungguhnya kita diciptakan untuk beribadah kepada Allah. Ibadah sebenarnya akan membuat hidup kita semakin jelas. Orang yang tidak menjadikan ibadah sebagai pondasi hidupnya, tidak akan pernah tahu orientasi hidup yang sesungguhnya.
2. Berakhlak Terpuji. Seorang pedagang yang sopan dan jujur akan lebih disukai oleh para pembeli. Kehadirannya sangat dinanti dan dirindukan sehingga barang dagangannyaakan mudah laku. Akhlak didefinisikan sebagai respon spontan. Akhlak biasanya akan terlihat manakala kita menrespon suatu masalah. Akhlak kita akan terlihat dari cara kita merespon nikmat, musibah, pujian, ataupun caci maki.
3. Belajar dan Berlatih Tiada Henti. Seorang yang sudah tahu arti kehidupan tidak akan panik menghadapi kehidupan. Akan tetapi, orang yang sedikit ilmunyaakan terombang-ambing tersapu ombak kehidupan. Ketika memperoleh kesenangan akan membabi buta dan dalam kesedihannya akan terpuruk putus asa. Sekali lagi, ingat sabda Rasulullah saw: “Barangsiapa yang ingin dunia harus dengan ilmu. Barangsiapa yang ingin akhirat harus dengan ilmu. Barangsiapa yang ingin dunia dan akhirat harus dengan ilmu.” Kesuksesan dapat diraih dengan menguasai ilmu. Belajar tiada henti adalah cara kita untuk meraih kekayaan hakiki. Insya Allah.
4. Bekerja Keras dengan Cerdas dan Ikhlas. Kita harus menggunakan strategi dalam bekerja. Artinya, bukan hanya potensi fisik yang harus kita kerahkan, melainkan juga harus menggunakan potensi lainnya dari diri kita, yaitu akal dan qolbu (hati). Oleh karena itu, apabila kita tidak serius menggunakan otak dan hati kita, yang kita lakukan adaah bekerja pontang-panting siang dan malam tanpa hasil maksimal. Semua energi kita terkuras karena kita bekerja keras, tetapi tidak efektif dan efisien.
5. Bersahaja dalam Hidup. ” Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan, dan janganlah kamu menghamburkan hartamu secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu saudaranya setan dan setan iu sangat ingkar kepada Tuhannya” (QS al israa [17]: 26-27). Dari ayat tadi jelaslah kiranya bahwa sikap boros lebih dekat dengan perilaku setan. Naudzubillaah. Perilaku boros adalah salah satu tipu daya setan terkutuk yang dapat membuat harta yang kita miliki tidak efektif mengangkat derajat kita. Harta yang dimiliki menjerumuskan, membelenggu, dan menjebak kita dalam kubangan tipu daya. Semua itu karena kita salah dalam menyikapinya.
6. Bantu Sesama. Sebaik-baik manusia adalah yang selalu membawa manfaat bagi manusia lain. Oleh karena itu, kita tidak bisa mengukur kesuksesan seseorang dari apa yang dikumpulkannya, melainkan apa yang dia distribusikannya. Itulah sebabnya, mengapa aspek mambantu sesama menjadi salah satu kita mewujudkan visi menjadi kaya sejati. Apabila kita memiliki rizki dan ilmu, orientasi kita adalah mendistribusikan keduanya untuk menguatkan orang lain.
7. Bersihkan Hati Selalu. Allah mengilhamkan kepada kita potensi baik dan buruk. Kitalah yang berperan mengembangkannya. Apakah nantinya potensi baik yang lebih dominan kita kembangkan atau malah potensi buruknya? Potensi inilah yang ada di dalam qolbu, di dalam hati kita. Qolbu inilah yang membuat otak cerdas dan badan kuat menjadi mulia. Dengan qolbu yang hidup inilah orang lumpuh pun bisa menjadi mulia. Orang yang tidak begitu cerdas pun bisa menjadi mulia. Yang demikian terjadi jika hati kita selalu bersih. (Sumber: 4life transfer factor Indonesia)
Berikut ini ada sebuah hadist yang bisa kita jadikan renungan untuk mencapai sukses hidup. Dari Sayyidina Khalid bin Al-Walid Radiallahu’anhu telah berkata : Telah datang seorang arab desa kepada Rasulullah S.A.W yang mana dia menyatakan tujuannya : Wahai Rasulullah! sesungguhnya kedatanganku ini adalah untuk bertanya kepada engkau mengenai apa yang akan menyempurnakan diriku di dunia dan akhirat. Maka baginda S.A.W telah berkata kepadanya Tanyalah apa yang engkau kehendaki :
Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang alim
Baginda S.A.W menjawab : Takutlah kepada Allah maka engkau akan jadi orang yang alim
Dia berkata : Aku mau menjadi orang paling kaya
Baginda S.A.W menjawab : Jadilah orang yang yakin pada diri engkau maka engkau akan jadi orang paling kaya.
Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang adil
Baginda S.A.W menjawab : Kasihanilah manusia yang lain sebagaimana engkau kasih pada diri sendiri maka jadilah engkau seadil-adil manusia
Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang paling baik
Baginda S.A.W menjawab: Jadilah orang yang berguna kepada masyarakat maka engkau akan jadi sebaik-baik manusia
Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang istimewa di sisi Allah Baginda S.A.W menjawab : Banyakkan zikrullah niscaya engkau akan jadi orang istimewa di sisi Allah
Dia berkata : Aku mau disempurnakan imanku Baginda S.A.W menjawab : Perelokkan akhlakmu niscaya imanmu akan sempurna
Dia berkata : Aku mau termasuk dalam golongan orang yang muhsinin (baik)
Baginda S.A.W menjawab : Beribadatlah kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya dan jika engkau tidak merasa begitu sekurangnya engkau yakin Dia tetap melihat engkau maka dengan cara ini engkau akan termasuk golongan muhsinin
Dia berkata : Aku mau termasuk dalam golongan mereka yang taat Baginda S.A.W menjawab : Tunaikan segala kewajiban yang difardhukan maka engkau akan termasuk dalam golongan mereka yang taat
Dia berkata : Aku mau berjumpa Allah dalan keadaan bersih daripada dosa Baginda S.A.W menjawab : Bersihkan dirimu daripada najis dosa niscaya engkau akan menemui Allah dalam keadaan suci daripada dosa
Dia berkata : Aku mau dihimpun pada hari qiamat di bawah cahaya Baginda S.A.W menjawab : Jangan menzalimi seseorang maka engkau akan dihitung pada hari qiamat di bawah cahaya
Dia berkata : Aku mau dikasihi oleh Allah pada hari qiamat Baginda S.A.W menjawab : Kasihanilah dirimu dan kasihanilah orang lain nescaya Allah akan mengasihanimu pada hari qiamat
Dia berkata : Aku mau dihapuskan segala dosaku Baginda S.A.W menjawab : Banyakkan beristighfar nescaya akan dihapuskan( kurangkan ) segala dosamu
Dia berkata : Aku mau menjadi semulia-mulia manusia Baginda S.A.W menjawab : Jangan mengesyaki sesuatu perkara pada orang lain nescaya engkau akan jadi semulia-mulia manusia
Dia berkata : Aku mau menjadi segagah-gagah manusia Baginda S.A.W menjawab : Sentiasa menyerah diri (tawakkal) kepada Allah nescaya engkau akan jadi segagah-gagah manusia
Dia berkata : Aku mau dimurahkan rezeki oleh Allah Baginda S.A.W menjawab : Sentiasa berada dalam keadaan bersih ( dari hadas ) nescaya Allah akan memurahkan rezeki kepadamu
Dia berkata : Aku mau termasuk dalam golongan mereka yang dikasihi oleh Allah dan rasulNya Baginda S.A.W menjawab : Cintailah segala apa yang disukai oleh Allah dan rasulNya maka engkau termasuk dalam golongan yang dicintai oleh Mereka
Dia berkata : Aku mau diselamatkan dari kemurkaan Allah pada hari qiamat Baginda S.A.W menjawab : Jangan marah kepada orang lain nescaya engkau akan terselamat daripada kemurkaan Allah dan rasulNya
Dia berkata : Aku mau diterima segala permohonanku Baginda S.A.W menjawab : Jauhilah makanan haram nescaya segala permohonanmu akan diterimaNya
Dia berkata : Aku mau agar Allah menutupkan segala keaibanku pada hari qiamat
Baginda S.A.W menjawab : Tutuplah keburukan orang lain nescaya Allah akan menutup keaibanmu pada hari qiamat
Dia berkata : Siapa yang terselamat daripada dosa?
Baginda S.A.W menjawab : Orang yang sentiasa mengalir air mata penyesalan,mereka yang tunduk pada kehendakNya dan mereka yang ditimpa kesakitan
Dia berkata : Apakah sebesar-besar kebaikan di sisi Allah? Baginda S.A.W menjawab : Elok budi pekerti, rendah diri dan sabar dengan ujian ( bala )
Dia berkata : Apakah sebesar-besar kejahatan di sisi Allah? Baginda S.A.W menjawab : Buruk akhlak dan sedikit ketaatan
Dia berkata : Apakah yang meredakan kemurkaan Allah di dunia dan akhirat ? Baginda S.A.W menjawab : Sedekah dalam keadaan sembunyi ( tidak diketahui ) dan menghubungkan kasih sayang
Dia berkata: Apakah yang akan memadamkan api neraka pada hari qiamat? Baginda S.A.W menjawab : sabar di dunia dengan bala dan musibah (Sumber Setia Institute).
Zulhamdi (Waspada Online) bahwa pondasi sukses seorang muslim adalah bahwa tiada kesuksesan yang sesungguhnya kecuali kalau Allah swt menolong segala urusan kita. Menurutnya agar sukses ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu: tenang, terencana, tawakal, tekun dan istiqamah, tegar dan sabar, tawadlu (rendah hati). Bagi seorang muslim kesuksesan sejati itu adalah ketika kita berhasil semua ini adalah milik Allah yang membuat kita rendah hati, terus menerus membersihkan hati, dan terus meningkatkan kemampuan untuk mempersembahkan yang terbaik, yang terlihat dari kemuliaan akhlak dan sempurnanya amal dengan hati yang ikhlas. Insya Allah, kita akan sukses dunia dan akherat.
Tanadi Santoso berpendapat bahwa ada 7 langkah yang sebaiknya dilakukan oleh seseorang agar sukses sebagai berikut.
1) ambillah langkah-langkah sukses dari mulai yang kecil. Buatlah sukses menjadi sebuah kebiasaan. Bila anda seorang salesman, sukseslah menjual dulu. Lalu sukses menjual lebih besar lagi. Lebih besar lagi. Karena biasanya sukses yang besar dimulai dari sukses yang kecil. Dan ini semua akan membentuk kita sebagai pribadi yang sukses.
2) tulislah semua keinginan anda dalam target 1 atau 2 tahun mendatang. Dalam waktu itu anda ingin mencapai apa, tulis 1, 2, 3, 4, 5. Dengan menuliskannya, dan kalau bisa ditempel di tempat yang sering terlihat, maka anda bisa lebih fokus untuk mengejar semua keinginan anda. Semua hal yang akan anda lakukan semua menuju pada keinginan itu.
3) punyailah sebuah figur pahlawan yang anggap anda hebat. Seseorang yang mempunyai prestasi, kesuksesan atau mempunyai sebuah kehebatan. Cobalah pelajari kehidupannya. Entah itu kebiasaannya, kesukaannya, kegiatannya dan lainnya.
4) realistiklah! Walau kita mempunyai mimpi besar, tetaplah untuk lebih realistik.
5) temukanlah guru-guru bagi anda. Temukanlah mereka dalam pergaulan, di rumah, di pekerjaan atau di mana saja.
6) berpikirlah secara positif. Jangan mudah untuk selalu berpikir negatif. Berpikir positif ini selalu membawa dampak yang jauh lebih baik dalam kehidupan kesuksesan anda daripada berpikir negatif.
7) lakukanlah ‘benchmarking’. Cobalah untuk membandingkan diri anda dengan orang lain.
(Sumber: Tanadi Santoso; http://tanadisantoso.com/v50/BusinessWisdom/index.php?act=detail&wid=218)
________________________________________
Possibly related posts: (automatically generated)
• Kalimat Syahadat
• Mari Saling Memaafkan Setiap Saat
• Kerja Keras
• SOMBONG
This entry was posted on Saturday, May 16th, 2009 at 12:32 am and is filed under agama. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply


Name (required)



Notify me of follow-up comments via email.
• Yang Terbaru
o Sauropus androgynus
o Sebagai Dosen, Sudahkah Anda Menunaikan Tugas?
o PERLUNYA REVISI PERATURAN EKUIVALENSI WAKTU MENGAJAR PENUH BAGI DOSEN
o Contoh Proposal PKM
o Benarkah Poligami Itu Sunah?
o Eksodus Calon Jemaah Haji
o Contoh Penghitungan Ekuivalensi Waktu Mengajar Penuh (EWMP)
o PEDOMAN PENGHITUNGAN EKIVALEN WAKTU MENGAJAR PENUH (EWMP) UNIVERSITAS BENGKULU
o Peraturan Pemerintah tentang Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Disahkan
o Peraturan Menteri Tentang Sertifikasi Dosen
• Categories
o agama
o Animal Science
o feed restriction
o fermented product
o Katuk (Sauropus)
o komunikasi
o Lingkungan
o metode
o other medical herbs
o perguruan tinggi
o proposal penelitian
o Renungan
o scientific writing
o sertifikasi dosen
o sulap matematika
o Tentang Aku
o tulisan populer
o umum
o Uncategorized
• DEKLARASI
Tulisan di blog ini bebas dikutip asal disebutkan sumbernya. Jika diantara pembaca ada yang merasa dirugikan silahkan hubungi saya di santosoburgo@yahoo.com
• Jumlah Kunjungan
o 203,716 pembaca
• Yang Ngetop
o Contoh Proposal Penelitian
o Contoh Proposal PKM
o About
o PENYUSUNAN STANDARD OPERATING PROCEDURE LAYANAN UNIVERSITAS BENGKULU
o KERTAS DAUR ULANG
o METODE PENULISAN KOMPETISI KARYA TULIS MAHASISWA
o PERMASALAHAN DAN SOLUSI PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DI PROPINSI BENGKULU
o Permainan Matematika
o KEWAJIBAN ANAK TERHADAP ORANGTUA
o TEKNIK MEMBUAT KUESIONER TRACER STUDY
• Blog
o ali yahya
o Andi Irawan
o BLOG KEREN
o Buntomijanto
o DRD Bengkulu
o Harun Yahya
o Isnani Murti
o Jurnal Lingkungan
o Kompos
o Kumpulan Cerita
o suharyanto
o URIPSANTOSO
o Usseptember
• Blogroll
o Beasiswa
o BISNIS CERDAS
o Google
o Journal Ranking
o Kamus Ilmiah
o Lab. Unggas UGM
o Science Central Com
o shantybio
o SKRIPSI-TESIS
o speedy
o Tradepub
o Usaha Kecil
o WordPress.com
o WordPress.org
o Yahoo
• Jurnal Peternakan
o Brazilian J. Poultry Sci.
o Int. J. Poult. Sci.
o J. Anim. Sci.
o J.Applied Poult. Res.
o J.Poultry Sci.
o Poultry
o Poultry Science
o The Journal of Nutrition
• Media
o Bobo
o Bola news
o Femina
o Gatra
o Langit-Langit
o Poultry Indonesia
o Tabloid Nova
o Trobos
o Trubus
o Wanita Indonesia
o World Newspaper
• organisasi
o Badan Akreditas Nasional
o Balitnak
o Budidaya Pertanian UNIB
o Depdiknas
o Dewan Riset Nasional
o dikti
o Dikti
o Gadjah Mada University
o Ikapi
o LIPI
o Provinsi Bengkulu
o Universitas Bengkulu
o Universitas Terbuka
• Pariwisata
o Japan Travel Guide
o Wisata Indonesia
o Wisata Melayu
o World Travel Guide
• Recent Comments

inwmsdtiua on About


uripsantoso on Contoh Proposal Penelitia…

hamdan on Contoh Proposal Penelitia…


uripsantoso on PENGANGGARAN BERBASIS KI…

nata on PENGANGGARAN BERBASIS KI…


uripsantoso on Tulis yang Termudah


hafiz on Tulis yang Termudah

yahya on About


May 2009
M T W T F S S
« Apr
Jun »

1 2 3
4
5 6 7
8 9 10

11
12
13
14
15 16
17
18
19 20 21 22 23 24

25 26
27
28 29 30 31



• Top Clicks
o ukmprunsoed.wordpres…
o topmdi.com/ceritawp/…
o uripsantoso.files.wo…
o carabeli.wordpress.c…
o dewi.0fees.net
• Meta
o Log in
o Entries RSS
o Comments RSS
o WordPress.com
• Archives
o July 2009
o June 2009
o May 2009
o April 2009
o March 2009
o February 2009
o January 2009
o December 2008
o November 2008
o October 2008
o September 2008
o August 2008
o July 2008
o June 2008
o May 2008
o April 2008
Theme Contempt by Vault9.















Rahasia Hidup, Sukses, dan Bahagia
Selama hidup ada 2 kata yang sangat penting dan menjadi fokus perhatian saya, yaitu hidup dan sukses. Pertanyaan-pertanyaan tentang hidup mulai memenuhi pikiran saya ketika saya mulai menanjak dewasa. Siapakah saya? Dari mana saya berasal? Untuk apa saya berada di sini? Apa makna dan tujuan hidup ini? Apa yang terjadi ketika saya meninggal? Adakah Tuhan, Sang Pencipta? Siapa dan di manakah Dia?
Pertanyaan-pertanyaan tentang sukses juga mengusik pikiran saya. Apakah sukses itu? Apakah sukses sebagai seorang manusia? Bagaimana saya mendefinisikan sukses hidupku? Apa yang paling penting untuk menjalani hidup sebagai seorang sukses?
Dua kata ini, saya yakin, juga pernah menghampiri pikiran Anda dan setiap manusia yang hidup di dunia ini. Dan selama hidup kita selalu dalam pergelutan untuk mencari dan memberi makna atas dua kata ini. Dan kita terus melakukannya hingga kita menutup mata untuk terakhir kalinya.
Anthony Robbins mengatakan questions are answers. Dalam setiap pertanyaan terkandung jawaban kalau kita sungguh-sungguh mencarinya. Keberanian mempertanyakan adalah kekuatan yang luar biasa, ketika kita siap menghadapi ketidakpastian dan kebingungan dalam pencarian tersebut. Konfusius mengatakan, kebingungan adalah awal dari pencerahan. Ketika kita siap untuk menapaki jalan yang berbeda, maka hidup kita akan berubah dan tidak sama lagi.
Menurut saya, pertanyaan atas hidup dan sukses merupakan pertanyaan yang perlu kita ajukan kepada diri dan mencari jawaban dalam perenungan sedini mungkin dalam hidup. Bukan ketika kita sudah tua dan menunggu hari-hari terakhir. Dan mengajarkan anak-anak muda untuk hal yang sama merupakan hadiah tak ternilai sebagai orang tua.
Sebenarnya ada benang merah untuk dua kata ini, yaitu satu kata: bahagia. Setiap manusia dalam hidupnya berusaha menjalani hidup yang sukses. Dan kehidupan yang sukses adalah kebahagiaan. Dalai Lama & Howard Cutler mengatakan dalam bukunya The Art of Happiness, tujuan hidup manusia adalah untuk meraih kebahagiaan. Dengan demikian, hidup yang sukses adalah menjalani hidup sehari-hari penuh dengan kebahagiaan.
Lalu bagaimana kita mencapai kebahagiaan? Semua dimulai dari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan atas hidup dan sukses. Ajaran-ajaran dan kitab-kitab suci agama memberikan tuntunan dalam pencarian ini. Buku-buku bagus juga merupakan sahabat terbaik dalam proses ini. Perenungan merupakan kondisi yang paling tepat. Dan kuncinya terletak pada cara kita menjalani jawaban tersebut. Pemegang kuncinya adalah kita masing-masing, dan orang yang berhak membuka pintu, memasuki, dan menjalani jalan baru itu juga tidak dan bukan lain adalah kita masing-masing.
Lalu di mana tempat dan sumber jawaban atas pertanyaan atas hidup, sukses dan kebahagiaan? Temukan jawabannya dalam cerita berikut.
Konon, setelah Sang Pencipta menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya, hewan-hewan, tumbuh-tumbuhan, dan manusia, maka tinggal satu tugas terakhir, yaitu meletakkan rahasia hidup di tempat yang tepat. Manusia baru dapat menemukannya pada saat dia telah mencari-carinya dan siap untuk menerimanya. Maka Sang Pencipta memanggil para malaikat dan memberi tugas ini. Para malaikat pun mulai berembuk dan berdiskusi .
Salah satu malaikat memberikan usul, “Bagaimana kalau kita meletakkan rahasia itu di atas gunung paling tinggi? Manusia tidak akan menemukannya di sana.”
Atas pertanyaan ini malaikat yang lain menjawab, “Kita telah menciptakan manusia dengan ambisi dan rasa ingin tahu yang tidak pernah terpuaskan, mereka pada akhirnya akan mendaki bahkan gunung yang paling tinggi sekalipun.”
Lalu, yang lain memberi saran, “Bagaimana kalau rahasia itu disembunyikan di dasar samudera yang paling dalam?”
Terhadap saran ini, yang lain menjawab, “Kita telah menciptakan manusia dengan kemampuan imajinasi tanpa batas dan keinginan yang meluap-luap untuk menjelajahi dunianya, cepat atau lambat, manusia bahkan akan mencapai samudera yang paling dalam sekalipun.”
Akhirnya malaikat yang paling tua muncul dengan satu solusi: “Mari kita sembunyikan rahasia hidup di tempat yang paling akhir dicari manusia, suatu tempat yang hanya akan dia datangi bila dia telah mencoba semua kemungkinan dan telah siap menerimanya.” Lalu semua bertanya, “Di manakah tempatnya?”
Malaikat yang paling tua itu menjawab, “Kita akan menyimpannya jauh di dalam hati nurani setiap manusia.”
Semua malaikat setuju, dan akhirnya diputuskan rahasia hidup disimpan di sana. Sejak itu dan sampai sekarang rahasia terbesar itu tersimpan di dalam hati manusia yang paling dalam, menunggu siapa pun yang telah siap untuk menerimanya.
Sudahkah kita mencari dan menemukannya? Mari kita lakukan sebelum semuanya terlambat.


10 resep hidup sukses dan bahagia
February 7, 2006 — Frans
Preface :
Dapet artikel ini dari satu forum dan tertarik makanya tak copy pastein ke blogku.
———–
1. Bersyukurlah atas hari ini. “Just to be alive is a grand thing,” kata Agatha Christie, salah satu novelis detektif terkemuka. Jauhkanlah perasaan depresi dan sedih tanpa juntrungan. Jalani setiap hari dengan hati penuh syukur.
2. Belajarlah seakan-akan Anda akan hidup selamanya, hiduplah seakan-akan Anda akan mati besok. Mohanda Gandhi pernah berkata demikian, “Live as if you were to die tomorrow, learn as if you were to live forever.” Belajar terus, upgrade diri terus dengan berbagai cara baik yang memerlukan effort maupun effortlessly.
3. Setiap ketrampilan pasti ada penggunanya. Allah Menciptakan Semua MakhlukNya dengan Hak. Semua Makhluk YG Dia Ciptakan Pasti memiliki Hikmah Tersendiri. Cobalah untuk mencari, apa Hikmah kita ada didunia ini , Cobalah berusaha untuk berguna bagi Orang lain, Kapanpun dan dimanapun. Itu Hikmah Yang sebenarnya.
4. Bukalah jalan sendiri, orisinil. Ralph Waldo Emerson pernah bilang, “Do not go where the path may lead, go instead where there is no path and leave a trail.” Jangan latah mengikuti orang lain, dengar kata hati dan ikutilah jalan yang belum kelihatan.
5. Belajar mencintai apa yang Anda punyai, bukan berangan-angan akan apa yang Anda tidak miliki. Use whatever you have at hand, impian hanya akan menjadi nyata kalau Anda menggunakan instrumen yang kasat mata saat ini juga. ilmu psikologi bilang ada dua cara kita mendapatkan kebahagiaan. Pertama dengan cara mendapatkan apa yang kita inginkan, kedua dengan menginginkan apa yang kita dapati.
6. Lihat apa yang kelihatan dan lihat apa yang belum kelihatan.Gunakan visi dan misi untuk mengenal apa yang Anda tuju. Seringkali, apa yang belum kelihatan adalah blue print untuk sukses Anda. Begitu kelihatan, ia akan menjadi semacam deja vu.
7. Nikmati hidup dan bersiap-siaplah dalam menyongsong hari baru. Setiap hari adalah hari baru. Bangunlah tiap pagi dengan hati yang penuh ingin tahu akan apa yang akan Anda alami hari itu. Be excited, be courageous to start the day.
8. Semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan menerima. The more you give, the more you get in return. Dalam marketing, ini mungkin disebut sebagai taktik public relations atau publicity. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, ini juga berlaku tanpa diselipi dengan iming-iming tertentu. Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan apa yang dimilikinya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui[2:261].
9. Jadilah guru atau penasihat bagi diri sendiri. What would Oprah do? sering-seringlah melakukan refleksi dan kontemplasi. Terus membenahi diri.
10. Saya eksis dengan maupun tanpa tubuh saya. Setidak-tidaknya sekali sehari, ingatkan diri sendiri bahwa hidup ini bukanlah untuk selamanya. Maka berbuatlah terbaik pada saat ini juga. Jangan tunggu-tunggu lagi. “Just do it,” kata Cher di Farewell Concertnya beberapa tahun yang lampau. I do my best every chance I have. Berbuatlah terbaik di setiap kesempatan, karena itu mungkin yang terakhir.
Posted in Umum. 17 Comments »

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar